TEMU TANI CLIMATE SMART AGRICULTURE KABUPATEN GROBOGAN
Godong---Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Sunanto beserta Jajajan menerima kunjungan Tim Monitoring Bersama Central Project Management Unit (CPMU), Central Project Implementation Unit (CPIU) Irigasi dan Rawa, National Project Implementation Unit (NPIU) Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, National Project Implementation Unit (NPIU) Bina Operasi dan Pemeliharaan Kementerian PUPR, National Project Implementation Unit (NPIU) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian, World Bank, dan Asian Infrastructure Investment Bank dalam program Strategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)Kecamatan Godong,pada (6/10/2023)
Kunjungan monitoring bersama untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program SIMURP di Kabupaten Grobogan di tahun 2023 ini. Diharapkan kegiatan program SIMURP dapat berjalan tepat waktu. Karena program tersebut dibatasi waktu dimana akan berakhir di bulan Juni 2024, serta melalui program SIMURP diharapkan masyarakat petani dapat sejahtera.
Acara tersebut juga menampilkan aneka produk dari Kelompok Ekonomi Petani (KEP) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Godong, Gubug dan Karangrayung. Nampak tamu undangan mengunjungi, berdiskusi, dan membeli produk KEP dan KWT. Tentunya langkah ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan produk KEP dan KWT agar mampu bersaing usahanya.
Program SIMURP merupakan program modernisasi irigasi strategis serta program rehabilitasi mendesak yang dikelola oleh empat kementerian dan lembaga yakni; Bappenas, Kementan, Kementerian PUPR, dan Kementerian Dalam Negeri. Program SIMURP tersebut bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), meningkatkan pendapatan petani, serta mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pelaksanaan program SIMURP di Indonesia tersebar di 13 Daerah Irigasi. Di Kabupaten Grobogan program SIMURP dilaksanakan di daerah irigasi Glapan Timur meliputi 3 kecamatan yaitu Gubug, Karangrayung dan Godong, meliputi 72 Poktan Inti dan 6 Poktan Scalling up.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Sunanto menyampaikan komponen CSA SIMURP ini sangat berdampak pada peningkatan produktivitas di 3 kecamatan yaitu semula 6 Ton/Ha menjadi 7.3 Ton/Ha, dan selanjutnya Dinas Pertanian akan melanjutkan replikasi SIMURP ini dalam bentuk Sosialisasi dan Pelatihan secara daring dengan media Zoom/Youtube melalui kegiatan Ngobrol Pintar Pertanian (Ngopi Tani) dan pelaksanaan Demplot Pertanian Terintegrasi di setiap Kecamatan dengan berkerjasama berbagai stakeholder di bidang pertanian.
Team Leader Program SIMURP dari world bank menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Grobogan, dengan adanya testimoni dari petani dampak peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan langsung, diharapkan setelah program ini berakhir komponen teknologi CSA dapat terus diterapkan. (Admin-Dispertan)


Comments :